rtp airbet88

gebyar 138 - Longsor Tambang di Gorontalo, 31 Orang Masih Dalam Pencarian

2024-10-06 11:19:50

gebyar 138,togel hk hari ini,gebyar 138
JPNN.com » Daerah » Longsor Tambang di Gorontalo, 31 Orang Masih Dalam Pencarian

Longsor Tambang di Gorontalo, 31 Orang Masih Dalam Pencarian

Kamis, 11 Juli 2024 – 04:41 WIB Longsor Tambang di Gorontalo, 31 Orang Masih Dalam PencarianFacebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comProses evakuasi salah satu jenazah korban longsor yang terjadi di kawasan tambang rakyat Desa Tulabolo Timur Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. (ANTARA/Zulkifli Polimengo)

jpnn.com, GORONTALO - Akibat cuaca buruk, pencarian terhadap korban longsor pada hari keempat di kawasan tambang rakyat di Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo belum membuahkan hasil dan harus dihentikan.

Sejak pagi hingga malam hari sebagian besar wilayah Kecamatan Suwawa Timur tengah diguyur hujan dengan intensitas sedang.

"Melihat kondisi cuaca yang terus menerus hujan, personel gabungan yang ada di lokasi tidak bisa melaksanakan pencarian," kata Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Ida Bagus Ngurah Asrama, Rabu.

Baca Juga:
  • Korban Tewas Akibat Longsor Tambang di Gorontalo Mencapai 23 Orang

Dia mengatakan kondisi cuaca buruk ini menjadi kendala utama yang dihadapi tim karena menghambat dan menyulitkan proses pencarian korban yang diduga kuat terkubur di dalam material longsor.

Oleh sebab itu, untuk pencarian korban hari ke empat ini belum membuahkan hasil dan rencananya aktivitas operasi SAR di lokasi tambang akan dilanjutkan Kamis pagi.

Sementara itu sampai pukul 18.00 Wita tercatat total keseluruhan korban yang telah terkonfirmasi di posko SAR sejumlah 144 orang, dengan rincian meninggal dunia 23 orang, selamat 90 orang, dan 31 orang masih dalam pencarian.

Baca Juga:
  • Tambang di Gorontalo Longsor, 8 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

"Untuk personel yang sudah dua hari di lokasi, sebagian telah kembali ke posko SAR, bergantian dengan personel yang baru diberangkatkan tadi (Rabu, red) pagi," kata Ida Bagus Ngurah Asrama.

Para personel yang telah kembali dari lokasi operasi langsung menjalani sterilisasi menggunakan cairan desinfektan, karena mereka sempat bersentuhan langsung dengan jenazah yang sebelumnya ditemukan.